Udah lama banget rasanya ngk ngunjungi blog sendiri, dari desember terakhir postingan...sekarang udah pertengahan July... Udah ada Bom lagi tanggal 17 kemaren......bisa jadi alasan ngk tuh kalo meurut BIN...Males Ngeblog trus pristiwa Bom kemaren jadi pengen lagi......Kl saya temen pak Samsir Siregar, bisa saya menjelaskan bagaimana HUbungannya itu...hehehe
Padahal, baru tadi siang bunda dikasih tau Banner Flass itu gampang.....Ilmu aja Lom cukup, alias males itu tadi....nah, walau sekarang sudah jauh tertinggal, ngk masalah sekali , smoga!
Turut sedih dan Prihatin dengan kejadian Bom tersebut, Manusia mau bunuh diri, jIka di ceritakan
mengenai ini bagaimana tanggapannya.
Kami sudah lama berjumpa, umur kami sama, pada tangal 17 Agustustus 2003, kami melangusungkan pernikahan, sebelumnya, 5 Agustus nya, ada Bom di Hotel Mariott Mega Kuningan, saat itu meeting sedang berjalan, menceritakan target dan prospek di Cikarang Bekasi. Mendengar kabar biasa saja. Namun yang terjadi lagi mengapa di bulan yang sama waktu pernikahan kita....'Kebetulan, atau sudah di rencanakan', atau sebagai warning, karna tadi, saat melewati patung pancoran, ada spanduk besar hari anak nasional. Bertuliskan besar" Anak Indonesia yang selalu cerdas, inovativ, dan nampu menghadapi tantangan kedepan ! Karnanya ini di katakan warning.
Jadi teringat Teman di kampus Bunghatta, Ia berkata; Orang kita ini ibarat dalam gelas, jika sudah ada yang mencapai bibir jurang untuk keluar, yang bawah selalu menariknya, karnanya ia tidak bisa keluar, tidak bisa maju, karna saling menjatuhkan. Ini juga yg terjadi di Hotel Mariot dan Ritz Carton kemaren.
Sebenernya da beberapa Bom, alias meledakkan simpul-simpul pikiran kita. Disampaikan dalam sebuah cedrita olaeh Papa ku, Seorang karyawan datang menghadap Beliau ingin meminjam uang dengan alasan Istrinya akan melahirkan, Papa tidak mengabulkan Pinjamannya dengan alasan, tidak mungkin orang hari ini campur dan besoknya hamil, ada waktunya, yaitu 9 bulan, mengapa sang suami tidak mempersiapkan uang. Akhir kata Papa tidak melanjutkan ceritanya, yang jelas beliau menolak meminjamkan uang tersebut. JIka di katakan kecewa, tidak mungkin suatu kejadian itu disengaja. Apa boleh buat. Namun kita percaya jalan hidup ini sudah ada yang mengatur. Karna besok Isra'miraj, Sebagai momentum benahi sholat. Mungkin, ini juga mangkanya, para Penjual Asuransi menjadi berang, JIka tidak mempercayai bahwa agama dapat membuat orang teratur, tidak mungkin kita mempercayainya.
19 Juli 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar